See Jogja, different way!!

Just another Jogja

Sejarah Jogja

Posted by via fairy on December 9, 2008

Jogja…apa yang menarik dari Jogja? Kota budaya?

Mengapa Jogja begitu istimewa? Hingga saat ini keistimewaan kota Jogja adalah daerah yang tetap mengakui keberadaan rajanya. Seperti yang kita ketahui dari buku sejarah SD, Jogja muncul pertamakali setelah Belanda dengan perjanjian Giyantinya membagi Kerajaan Mataram menjadi 2 pada tahun1755. Singkat cerita, kedua bagian ini menjadi kota Solo yang kita kenal sekarang dan kota Jogja. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat tetap diakui oleh rakyatnya, selanjutnya, keistimewaan bahwa raja Keraton Yogyakarta adalah Gubernur Jogja pun diberlakukan.

Keistimewaan lain dari kota Jogja adalah Jogja sebagai kota pelajar. Hmm…pada tahun 1950an, Universitas tertua di Indonesia berdiri di kota ini, Universitas Gadjah Mada, dengan fakultas kedokterannya (mungkin sebagai pengganti STOVIA atau Ika Daigaku kali ya). Universitas ini berdiri dengan menempati wilayah Keraton. Hal yang menarik. Mengapa? Saat itu wilayah Keraton adalah wilayah yang tertutup untuk umum. Jadi, merupakan hal yang luar biasa bila sebagian wilayahnya boleh dipinjam untuk universitas ini. Bisa jadi, Sri Sultan Hamengku Buwana IX memiliki perhatian khusus dalam dunia pendidikan, sebagaimana kita ketahui, beliau juga lulusan Universitas Leiden, Belanda.

Penempatan UGM dalam wilayah Keraton tampaknya membawa perubahan yang besar ke depannya. Bisa jadi hal ini menandakan bahwa Keraton siap membuka diri dengan dunia luar. Jika kita melihat ‘njeron beteng’ alias lingkungan di dalam benteng Keraton, tampak masyarakat bukan bangsawan mendirikan bangunan atau bahkan memiliki usaha di situ. Berarti, wilayah ini sudah tidak disakralkan lagi. Tetapi…bagaimana pun juga, tradisi-tradisi Kerajaan ini masih berlangsung hingga saat ini. Dan rakyat Jogja pada khususnya tidak terlihat berkeinginan untuk mengubah tradisi yang ada. Mengapa? Sebagai orang Jogja saya sendiri tidak tahu pasti. Yang jelas kharisma seorang raja Jogja masih diperhitungkan di kota (atau kerajaan?) Jogja.

Posted in Jogja | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Bumbu Desa

Posted by via fairy on December 9, 2008

Satu lagi restoran baru yang semakin meramaikan perkulineran Jogja. Bumbu Desa. Tempatnya di Jalan Kartini, Sagan.

Masakan yang ditawarkan adalah masakan sunda. Kalo kita masuk ke restoran, dibeberapa dinding ada foto-foto yang ’sunda’ abis (secara tulisannya bahasa sunda yang aku gak ngerti artinya). Trus, model penyajiannya, kita masuk, dapet tempat, ambil makanan (ada yang udah siap, ada juga yang milih mentahnya trus ntar dianter), duduk, klo udah siap, baru deh kita makan. Jadi, prasmanan gitu.

Dari segi rasa, uhh…enak bo’…Gurame asam manisnya perlu dicoba, kerasa banget asam manisnya. Trus, ada juga tumis sayuran yang jarang-jarang kita temuin di Jogja, kayak tumis genjer. Apa itu? coba sendiri lah. Kebanyakan masakan yang ada di sini itu pedes, jadi ati-ati buat yang gak suka pedes, perlu dicermati apakah tulisan nama masakannya mengandung kata ’sambal’. Kalo iya brarti…whoahhh…pedes banget.

Harga makanan hmmm…lumayan mahal kalo untuk ukuran mahasiswa, tapi gak mahal-mahal banget. Kalo kemaren aku nyoba, yang paling mahal adalah Gurame Asam manis, harganya 42 ribu, ukuran sedang (buat 2-3 orang). Kalo tumis genjer itu tadi harganya 6000 satu piring kecil. Semua harga belum termasuk pajak 10 % loh…Sepertinya ini memang bukan buat mahasiswa, tapi rumah makan keluarga kali ya.

Jadi buat kalian yang kangen ato bahkan belum pernah makan masakan Sunda, cobain aja ke sini. Trus, kalo butuh reservasi telpnya. (0274) 515701

Posted in Warung Makan, Yummy | Tagged: , | Leave a Comment »

Spa di Cangkringan

Posted by via fairy on December 4, 2008

Ngeliat banyaknya pembaca yang tertarik ma Cangkringan (gimana enggak, tempat keren, ada lapangan golfnya juga, mahal pula) aku bakal melengkapi sedikit lagi soal fasilitas yang ada di tempat ini. Sesuai ma namanya yang belakangnya pake embel-embel ‘villas and spa’, tempat ini nawarin high-class spa. Pake bendera “Martha Tilaar Spa”, spa yang ada di sini sama kayak yang ada di Sheraton hotel.

Fasilitas perawatan tubuh yang ada di sini lumayan macem-macem, ada yang a la luar negeri (yang namanya aneh-aneh gitu, kayak India) sampe yang tradisional. Kalo non paket rate rata-rata 200rb-700rb. 

Ada juga yang udah satu paket, maksudnya perawatan dari ujung kepala sampe ujung kaki, top to toe. Paket yang paling lengkap namanya “Asmara Nirapada”, kita bisa nikmatin paket spa ini dengan harga 1,5 juta rupiah. Hmmm…very expensive.

Yah, cocok lah kalo Cangkringan menyandang gelar villa eksklusif. Ada yang tertarik buat nyoba?? Sensasinya beda lho he..he..

Posted in Mlaku-mlaku, Spa n salon | Tagged: , , | Leave a Comment »