See Jogja, different way!!

Just another Jogja

Archive for December 18th, 2008

Jalan-jalan seru di Malioboro

Posted by via fairy on December 18, 2008

Siapa yang tak kenal dengan Malioboro?? Inilah jantung kota Jogja. Tempat berbelanja andalan murah meriah.

Hoo..Jalan yang paling terkenal di Jogja ini adalah sasaran empuk para pengunjung kota Jogja. Mengapa? Jelas dunks, kita bisa mencari barang murah meriah di sini, dari pada toko souvenirs di mall, ya kan. Makanya, hingga saat ini Malioboro belum dapat tergantikan. Bukan itu saja, jalan ini merupakan jalan keramat. Maksudnya…hampir setiap event (apapun) yang diadakan dan berkaitan dengan ‘jalan kaki’ (misalnya parade) pasti lewat jalan ini, kayak beberapa waktu yang lalu, ribuan orang memadati jalan ini saat festival Jogja Carnaval tengah berlangsung.

What else? Udah pernah naik andong Jogja? Di sini puluhan andong ato kereta kuda juga memadati daerah ini, makanya jalan Malioboro terbagi menjadi dua jalur. Kemeriahan jalan Malioboro toh tidak berhenti hingga malam hari saja. Lewat tengah malam, para penjaja masakan lesehan pun ikut menghidupkan jalan ini. Yup..jalan Malioboro memang nyaris terus hidup 24/7.

Di ujung jalan Malioboro, tepatnya di sebelah kanan, ada istana negara. Nah di depannya tuh, ada semacam tempat duduk melingkar tempat nongkrongnya para anak-anak muda. Komplit dah. Kalo terus ke selatan, langsung menghadap ke Kraton Jogja. Jadi tempat ini memang benar-benar istimewa kan.

Posted in Mlaku-mlaku, Shop...shop...shop... | Tagged: | 1 Comment »

monumen penyerbuan kotabaru

Posted by hedy and yuuudiii on December 18, 2008

Diantara sekian banyak masyarakat jogjakarta, ada yang pernah memperhatikan ga nama-nama jalan di kotabaru?

ya. banyak yang tau kalo ada beberapa nama jalan seperti supadi, sabirin, dan beberapa nama jalan yang aku lupa. ada yang tau asalnya darimana? nah…..ini yang banyak orang ga tau. sebenernya normal, soalnya di Internet, yang namanya pertempuran untuk melucuti senjata jepang di kotabaru itu hampir susah bgt nyarinya (atau emang kita yang agak gaptek, maap).

nah. kita ceritain aja ya….

bermula dari rapat tanggal 6 oktober 1945 (kayanya rapatnya tanggal segini), ini rapat merumuskan mengenai penyerahan senjata yang dimiliki oleh pasukan jepang kepada pihak Indonesia. gudang senjata yang dipermasalahakan ada dua yaitu kotabaru sama pingit.

Perundingan ini antara pimpinan BKR dan mayor otsuka dll di rumah butaichou kotabaru. pas jam 11 malem, perundingan yang ga jelas isinya akhirnya ini menjadi jelas. mengapa, karena ada letusan tanda penyerangan terhadap markas tentara jepang. butaichou di pingit menyerah. daripada menghabiskan nyawa sia2, mereka berpikir lebih baik menyerahkan senjata. lain halnya dengan butaichou di kotabaru yang tampaknya bernama atsuka (atau otsuka, tapi kayanya atsuka).

di pertempuran ini 32 orang luka. kebanyakan luka tembak. walaupun ada yang kesetrum dikarenakan kesetrum kawat berduri yang dialiri listrik punyanya jepang, atau perban sunatannya lepas gara-gara merangkak di selokan depan markas jepangnya.

yang meninggal adalah : I dewa nyoman oka, amat djadjuli, faridan m noto, bagong ngadikan, soeroto, hadidarsono, sukartono, djoharnurhadi, sareh, wardhani, syoehada, sunaryo, sadjiono, supadi, sabirin, djuwadi, trimo, achmad zakir, umar kalipan, abu bakar ali, atmo sukarto.

Nah, beberapa (banyak) dari nama ini jadi nama jalan di kotabaru. kapan mulainya? pada bulan oktober 1958, dilaksanakan musyawarah pembangunan kotapraja. diacara ini diusulkan untuk menggunakan nama orang yang gugur dalam penyerbuan menjadi nama jalan.

monumen penyerbuan kotabaru ada di jalan wardhani. dari selatan telkom kotabaru kearah timur. dari jalan depan SMP 5, pas tikungan kekiri kan keliatan didepannya ada perumahan?  nah, disitu ada monumennya. ADA! beneran!

papan nama monmen dari jalan

Dari sini keliatan ga monumennya? ga keliatan?

coba liat baik2.

kotak merah aneh itu teryata adalah monumennya

Keliatan kan!!!

sayang ga bisa difoto lebih deket soalnya pintunya ditutup. kalo dibuka juga, rada risih masuknya.

Posted in Mlaku-mlaku, Tempat bersejarah | Tagged: , | 6 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.