Korean…
Chinese…
Japanese…
Pilih mana? Bingung? Ada satu resto yang nawarin 3 pilihan jenis masakan ini. Tempatnya di ring road utara. Kalo dari jalan Kaliurang, belok ke kanan, trus langsung masuk jalur lambat. Ting!!. Tempatnya diapit sama salon Lutuye and Happy Puppy. Namanya Silla.
Dari depan, keliatan kalo tempat makan ini resto mahal…ya itu tadi, diapit sama salon, karokean sama studio photo digital. Belum lagi interiornya yang mewah. Rada-rada berbau Jepang gitu deh.
As I said, Silla nawarin masakan Korea, Jepang sama Cina. Serupa tapi tak sama. Korea rada-rada pedes gitu, trus Jepang banyak yang mentah (sushi maksudnya), and Cina…gak usah dijelasin…udah pada biasa kan ma masakan Cina.
Secara aku udah beberapa kali makan masakan Jepang and Cina, kali ini aku nyobain ‘Dosirak’. Bentonya Korea. O iya, makanan pembuka yang dikasih biasanya kimchi (asinan sayur a la Korea) makanya kesimpulanku, resto ini memang mengutamakan masakan Korea. Dosirak itu isinya daging sapi (bulgogi dan semacamnya), trus ikan laut (kalo kemaren coba cumi yang dimasak pedes), trus sayuran (biasanya kubis)…ada 1 lagi deng…sama sup. Tapi gak tau kenapa supnya itu ‘miso’ (sup Jepang).
Soal harga…ummm…kalo masakan Jepang, kayaknya sedikit lebih murah daripada resto Jepang yang aku tau (Tempura Hana, ato yang dulu ada Yanagi Sushi). Paket sushi juga lebih murah daripada yang ditawarin di Tora Bistro (lebih mahal dikit, tapi isi lebih banyak dan variatif). Aku gak ngeliatin harga bentonya, tapi kalo Dosirak harganya 36.000 per paket (kalo dipikir-pikir, harga masakan Korea di sini juga lebih murah daripada Arirang). Semua harga belum termasuk tax 10%.
Kalo kamu belum pernah coba masakan Korea and Jepang (yang real Korean and Japanese bukan semacam Kiko ato Bee’s lho) trus tertarik untuk nyoba, coba aja di sini. Kenapa? Pilihan masakan lebih banyak, variatif, trus harga juga lumayan sebanding (mengingat Korean and Japanese emang mahal kan).